Tablik Akbar Isra dan Mi’raj, Momentum Refleksi Diri Agar Menjadi Hamba Allah SWT Yang Lebih Baik.

Pali-Beritapali.com: Memaknai kembali hikmah dari peristiwa Isra dan Mi’raj yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, dan sekaligus untuk memupuk kerukunan dan semangat gotong royong masyarakat serta meningkatkan kegiatan keagamaan pengurus Masjid Al-Muhajirin Desa Air Itam Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI), Sumatera Selatan, menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 2023 Jum,at (17/02/2023).

Dalam kegiatan peringatan isra miraj ini juga mengadakan do,a bersama, shalawat bersama, peringatan Isra Mi’raj diisi dengan tausiyah oleh ustadz KH. Khoiriansyah dari kota Palembang, yang menyampai hikmah dari Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW seribu empat ratus tahun yang silam, sehingga menambah khidmat peringatan hari besar keagamaan ini.

 

Dalam sambutanya ketua Masjid Ustadz Herianto Aliyudin menyampaikan”,bahwa kegiatan yang dilaksanakan hari ini sesungguhnya memiliki makna yang hakiki, dalam hal ini peringatan hari-hari besar Islam merupakan media bagi seluruh kaum muslimin untuk menguatkan sinar Islam,” ungkap Herianto.

 

Sambungnya lagi”, kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, di samping itu juga tidak kalah penting adalah senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah dilimpahkan Allah kepada kita.Akan tetapi di dalam acara Isra Mi’raj ini, kebanyakan hadir ibu-ibu dari pada bapak-bapak,”jelasnya.

 

Dalam tausiyah Ustadz KH khoiriansyah menyampaikan”, peringatan Isra Mi’raj diharapkan dapat lebih menyadarkan diri kita untuk memberikan implikasi terhadap terbangunnya sikap dan perilaku yang lebih baik, karena peristiwa ini sangatlah agung.

 

Ia juga menjelaskan Rasulullah memperoleh berbagai macam pengalaman dan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi kelengkapan dirinya, untuk mengemban tugas yang berat sebagai pembawa rahmat bagi alam semesta,” tutupnya.

Baca Juga:  AD Terlapor Dugaan Penganiayaan Angkat Bicara.

 

Sementara itu Ustadz KH khoiriansyah juga menyampaikan, dimana pada tahun itu banyak peristiwa yang dilalui oleh Rosulullah dengan penuh duka.peristiwa perjalanan ini juga umat Nabi Muhammad SAW mendapatkan kewajiban melaksanakan sholat 5 waktu.

 

“Saking pentingnya sholat 5 waktu, Rosulullah SAW menerima langsung perintah sholat oleh Allah, tanpa melalui perantara malaikat Jibril, oleh karena itu jangan sampai kita umat Islam menunda-nunda sholat, sholatlah di Masjid dan tepat waktu, kerena sholat yang paling baik itu tepat waktu dan di Masjid bagi kaum laki-laki,” pungkasnya.

(Rahasmin/Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *