Pemkab Pali memberikan bantuan alat penangkap ikan sekaligus menebar bantuan bibit ikan diperairan.

Exif_JPEG_420

BeritaPali.com – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali memberikan bantuan alat penangkap ikan sekaligus menebar bantuan bibit ikan diperairan umum di Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, Selasa (25/07/2023).

Exif_JPEG_420

Drs. H. Soemarjono wakil Bupati Pali, Menjelaskan dengan adanya penyebaran bibit ikan di perairan umum dapat melestarikan keberadaan ikan di sungai Penukal sebagai kekayaan alam yang terus dapat dinikmati masyarakat dan terkait soal permasalahan banyaknya alat perangkap ikan cerucut yang ada di sepanjang aliran sungai Penukal yang dianggap bisa membatasi perkembangan ikan karena alat perangkap ikan dapat menangkap ikan ikan kecil yang tentu masih perlu perkembangan hidup dan dianggap dapat merugikan kelompok lelang ikan secara resmi ke depan

 

Pemkab Pali bersama pihak terkait segera mencarikan solusi terbaik dengan cara memberikan tebaran beni ikan.

 

 

Pemberian alat dan tebar puluhan ribu ikan melalui dinas Perikanan itu. Secara simbolis langsung diberikan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Drs. H. Soemarjono kepada para masyarakat Desa Air Itam.

 

“Penebaran ikan ini dilakukan untuk restocking atau penambahan jumlah ikan di perairan umum, yang bertujuan agar populasi ikan tetap terjaga dan memenuhi kebutuhan konsumsi ikan masyarakat” jelas Wakil Bupati Soemarjono.

 

Soemarjono juga mengatakan, penebaran bibit ikan maupun alat Penangkapan Ikan di perairan umum ini, bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan, sekaligus membantu kebutuhan ikan masyarakat sekitar perairan Umum yang ada di Kabupaten PALI

 

“Penyebaran bibit ikan dari Dinas Perikanan Kabupaten PALI, diharapkan menjadi stimulus bagi masyarakat,”harapnya.

 

Sementara itu Agus Salim Kepala Desa Air Itam, mengatakan.

 

“Adanya penebaran bibit ikan ini bisa memaksimalkan pencarian Masyarakat, dan hapan saya sebagai Pemerintah Desa bersama Masyarakat segera segera ditertibkan dahulu krucup di Sungai Penukal ini. Karena ini bisa menimbulkan akibat yang tidak baik terhadap seluruh kegiatan nelayan sini.

Baca Juga:  FPSS Menggelar Acara Seminar Literasi Pancasila, Tidak Sesuai Harapan Seolah Ada Indikasi Pemerintah Menghalangi

 

Liputan: Rahasmin Sawiran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *