Dinas Pendidikan Kabupaten Pali melakukan sosialisasi tentang Implementasi Kurikulum Merdeka.

BeritaPali.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pali, Sumsel, melakukan sosialisasi tentang Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), jenjang TK/Paud dan Kesetaraan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), kepada para guru TK/Paud se-Kabupaten Pali.

” Kurikulum merdeka ini adalah kurikulum yang dirancang oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang nantinya akan diterapkan secara nasional ditahun 2024 mendatang, namun sebelumnya kebijakan dari Kemendikbudristek itu ada IKM jalur mandiri. Jadi untuk setiap Sekolah bida mendaftar mulai tahun ajaran baru, kemudian ada implemtasinya atau pilihannya lagi, jadi lebih dimerdekakan lagi untuk mandiri belajar, mandiri berubah, dan mandiri berubah, seperti itu.” Ungkap Betti Mariana, Kapten belajar.id Sumsel, dan juga selaku narasumber dalam kegiatan  sosialisasi tentang Implementasi jenjang TK/Paud dan Kesertaraan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), di Gedung Pesos Komperta Pendopo, Selasa (20/06/2023).

Selain itu, Betti Mariana, juga mengatakan untuk di Kabupaten Pali, IKM jalur mandiri sudah diterapkan pada tahun 2022/2023. Sejauh ini para guru sering mengalami kendala yaitu saat login akun ke Flatfrom merdeka mengajar.

 

 

” Khususnya di Pali, IKM jalur mandiri sejak tahun ajaran yang sedang berlangsung saat ini sampai dengan penerimaan rapot. Selanjutnya pada tahun ajaran baru tahun 2023/2024 IKM jalur mandiri, dan nanti secara keseluruhan itu pada tahun 2024/2025 tahun ajaran tersebut. Untuk kendala yang sering terjadi itu, para guru terkadang di akun ID nya suka lupa paswordnya untuk masuk ke flatform merdeka belajar, mungkin juga ada miskonsepsi dipenerapan P5 diprojec penguatan profil pancasila, terus ada juga kendala guru-guru yang masih bingung ketika akan membuat modul ajar atau RPP+ dikurikulum merdeka ini.” Katanya.

Baca Juga:  Polres Pali melalui Polsek Tanah Abang, berhasil mengungkap Kasus Non T.O yang menyimpan dan menguasai senjata tajam tanpa ijin.

 

 

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pali, Raden Abdurrohman, menjelaskan sosialisasi ini diberikan dalam upaya memberikan pemahaman kepada para guru sekolah, tentang metode pembelajaran yang menyenangkan bagi para sisa TK/ Paud. Kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya pemulihan pembelajaran, kurikulum merdeka dikembangkan sebagai kerangka kurikulum yang lebih fleksibel, sekaligus berfokus pada materi esensial, pengembangan karakter, dan kompetensi peserta didik.

 

 

” Hari ini bidang Paud Disdik Kabupaten Pali, melaksanakan sosialisasi tentang Implementasi Kurikulum Merdeka. Kaitannya sama dengan kurikulum sebelumnya tetapi pada kurikulum ini guru lebih diberi keleluasaan untuk bagaimana mengelola belajar dikelasnya, dalam memaksimalkan peserta didik dalam penggalian potensi. Keterkaitan kurikulum merdeka ini ialah kesinambungan dari kurikulum 2013 lalu, artinya pada 2022 kemarin sudah ada beberapa yang memulai dan pada tahun ini sudah lumayan banyak dan akan kita maksimalkan kedepan sehingga kurikulum merdeka ini bisa menyeluruh, bisa di semua jenjang, mulai Paus, SD, dan SMP yang menjadi wewenang kami di Disdik Pali,” Jelasnya.

 

(Rahasmin/Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *