PPDB Jalur Reguler SMKN 3 Palembang Memasuki Tahap Pengambilan Nomor Tes, Pengumuman Tes Tanggal 29 Mei 2023

Beritapali.Com |Palembang – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2023/2024 Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Palembang memasuki tahap penerimaan calon siswa baru jalur reguler, dimana pendaftaran yang dibuka pada tanggal 02-10 Mei 2023 tersebut, pada tanggal 15-17 Mei sudah memasuki tahap pengambilan nomor tes, hal ini dijelaskan oleh Kepala Sekolah SMKN 3 Palembang Rusminah, S.H.,M.Si saat diwawancarai awak media ditempat kerjanya, Jl. Srijaya Negara, Senin (15/05/23).

Rusminah menyampaikan, tahun ini peminatnya lebih meningkat dibandingkan tahun kemarin. Tahun 2022 yang mendaftar melalui jalur PMPA sekitar 90 calon siswa, sementara tahun 2023 lebih dari 113 calon siswa yang sudah mendaftar.

Tanggal 22 Mei 2023 semua calon siswa akan mengikuti tes akademik, dilanjutkan dengan seleksi tes minat bakat yang akan dimulai pada tanggal 23-24 Mei 2023, setelah itu tanggal 29 Mei 2023 pengumuman hasil seleksi dan diteruskan dengan registrasi dan atau daftar ulang pada tanggal 5-6 Mei 2023.

Rusmina mengatakan, “SMKN 3 Palembang mempersiapkan kuota sebanyak 504 siswa, Nah, yang mendaftar lebih dari 504,” ujarnya.

“Namun dengan demikian, melalui seleksi tes nanti semua calon siswa akan terseleksi dengan sendirinya,” Kata Rusminah.

“Tidak mungkin kita harus  menampung siswa dengan melebihi kapasitas sekolah, akan tetapi disini kita juga harus memikirkan sekolah-sekolah swasta. Nah, bagi siswa yang tidak lulus tes di SMKN 3 Palembang ini,  silahkan, mereka bisa untuk melanjutkan sekolahnya kesekolahan swasta,” jelas Rusminah menjelaskan pada awak media.

Lanjut Rusminah menjelaskan, di SMKN 3 Palembang, untuk tahun ini lebih didominasi  siswa dari dalam kota Palembang, belum ada siswa dari luar kota. 

Rusminah berharap, semoga dalam PPDB tahun 2023 ini, SMKN 3 Palembang menerima anak-anak yang berkualitas, yang memenuhi kriteria secara intelektual termasuk pengetahuan dan tampilan dari anak itu sendiri. menurutnya, kata Rusminah, karena untuk kedepannya anak-anak ini bisa memenuhi kebutuhan pangsa pasar yang ada di Indonesia khususnya di kota Palembang.

Baca Juga:  P2KP Menggelar Diskusi Kritis Pendidikan Dengan Tema "Polemik Jabatan di Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel" Siapa Dalangnya,?

(Cha)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *