Parah.!!! Poltekpar Palembang Di Sulap Sesaat Menjadi Tempat Hiburan Dugem

Palembang # Beritapali.com – Dunia Gemerlap (Dugem) merupakan hiburan dimalam hari yang sangat di gandrungi oleh kalangan anak muda, namun kata Dugem juga selalu identik dengan hal-hal yang negatif, karena Dugem umumnya kebanyakan berlangsung di Night Club dan Diskotik.

Terkait masalah Dugem, sekitar satu Minggu yang lalu Kampus Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang dihebohkan dengan Party berkedok Wisuda yang menampilkan hiburan musik Intelligent Dance Music (IDM), bak Dunia Gemerlap didalam Kampus, hal ini tentunya banyak mendapatkan respon negatif dari para netizen, khususnya dari pemerhati dunia pendidikan.

Seperti yang diunggah oleh akun tiktok @sintamispan, dalam unggahannya yang berjudul “Dugem di Club No, Dugem di Kampus Yes, Bersama Kaprodi Pula”.

Sangat miris sekali, dengan adanya unggahan tersebut tentunya hal ini dapat menimbulkan paradigma negatif di tengah masyarakat yang beranggapan pastinya Dugem dapat merusak citra dunia pendidikan yang ada di Indonesia, khususnya Kota Palembang.

Menanggapi hal ini, saat di konfirmasi awak media, Koordinator Humas Kampus Poltekpar Palembang, Derry Adly menyampaikan, acara bersama DJ Sinta merupakan acara penutupan dari berbagai rangkaian acara yang ada.

“Setelah para mahasiswa mengikuti pembelajaran selama 6 bulan dari Agustus sampai Desember, dan tentunya setelah Ujian Akhir Semester (UAS), maka sebagai penutup (Closing), mereka mengadakan rangkaian acara hiburan”, ujar Derry saat dijumpai beberapa awak media di Kampus Poltekpar Palembang, Selasa (05/12/23).

Lanjut Derry mengatakan, banyak acara yang ditampilkan, seperti acara tari tradisional, namun diakhir acara mereka (Para mahasiswa) mengundang DJ Sinta Yang merupakan DJ musik IDM sebagai acara penutup di akhir rangkaian acara.

“Ya’ pastinya ada paradigma negatif ditengah masyarakat terkait acara Dugem di Kampus, tapi yang memposting pertama kali di Medsos (Tiktok dan Instagram) adalah DJ itu sendiri, kita tidak bisa melarang hak seseorang, tapi sebenarnya itu bukan Dugem, karena Dugem itu sendiri adanya di Night Club yang erat kaitannya dengan minuman beralkohol”, jelas Derry tutup pembicaraan.

Baca Juga:  Lembaga PST Masukkan Lapdu Ke Kejati Sumsel, Diduga Ada Unsur KKN di Beberapa Dinas Kabupaten Ogan Ilir.

(Pewarta : Cha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *