Modus Untuk Beli Sapi, Kades Rantau Harapan Diduga Selewengkan Dana BUMDes Hingga Ratusan Juta Rupiah, DPP Ormas HSB Akan Melaporkan ke Kejari dan Polres Banyuasin

Beritapali.com |Palembang _ Warga Desa Rantau Harapan, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) didampingi oleh DPP Harimau Sumatera Bersatu (HSB) akan melaporkan Kepala Desa (Kades) Rantau Harapan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP Harimau Sumatera Bersatu H. Satria Amri R, S,ip. MM diruang kerjanya pada Selasa, (13/01/2026).

Ia mengatakan, Kades Rantau Harapan inisial ES diduga telah menyalahgunakan wewenang dan jabatan (Abuse Of Power) yang mengarah pada indikasi dugaan tindak pidana korupsi.

Saudara ES yang merupakan orang nomor satu di Desa Rantau Harapan tersebut diduga telah menyelewengkan dana BUMDes hingga total ratusan juta rupiah.

Adapun modusnya, dana dari BUMDes digunakan untuk membeli sapi sebanyak 11 ekor. Namun, hingga saat ini ke-11 ekor sapi tersebut tidak tahu dimana keberadaannya.

“Disini kami ingin tahu, kemana uang yang diberikan oleh BUMDes, karena menurut keterangan warga sapinya tidak ada,” ujar Amri mempertanyakan.

Masih kata Amri dengan nada tegas, selain akan melaporkannya ke Kejaksaan Negeri ia juga akan melaporkan Kades Rantau Harapan ke Polres Banyuasin untuk dilakukan proses hukum.

“Kami berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) nantinya, supaya dapat menindak lanjuti kasus ini,” tandas Amri yang diketahui, selain menjabat sebagai Ketua Umum DPP Harimau Sumatera Bersatu, beliau juga aktif menjabat sebagai Ketua Relawan Prabowo Sumsel, Ketua Ormas Forum Sumsel Bersatu, Pembina Ormas Grib Jaya Sumsel dan Ketua DPP Elang 3 Hambalang.

Masih ditempat yang sama, keterangan serupa di sampaikan oleh Ketua BUMDes Rantau Harapan inisial SJY.

Kepada wartawan didampingi beberapa warga Desa Rantau Harapan, SJY mengungkapkan, dana BUMDes yang sebenarnya sebesar Rp191.000.000,- Namun ditransfer oleh Kepala Desa ke rekening BUMDes Rp115.000.000,-

Baca Juga:  Setelah dilantik, Erika Peru Kepala Desa Simpang Tais mengajak Masyarakat mari mengembang amanah dengan sebaik-baiknya.

“Saat ditanya warga kekurangannya sebesar Rp76.000.000,-Kepala Desa tidak mau menjelaskan,” ucap SJY.

Selain itu, baru beberapa hari di transfer ke rekening BUMDes, uang tersebut diminta kembali oleh Kepala Desa sebesar Rp80.000.000,- dengan alasan untuk membeli beberapa ekor sapi. Namun, menurut SJY dan keterangan beberapa warga sapinya tidak ada.

Saat dikonfirmasi wartawan, melalui telepon Whatsapp dengan nomor 0821-8289-XXXX ES selaku Kades Rantau Harapan membantah adanya dugaan-dugaan warga yang diarahkan kepadanya.

“Tidak ada Kepala Desa mentransfer ke nomor rekening BUMDes karena, pada saat itu BUMDes belum terbentuk,” jelas ES.

“Semua sistem yang berbicara, Rekening BUMDes dibuat tanggal berapa dan rekening cetaknya juga dibuat tanggal berapa itu semua sistem yang tahu,” pungkasnya.

 

(CH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *