‎Rangkul Seniman Lokal, DPD Yayasan Kawan Lamo Galo PALI Resmi Dilantik

‎Pali, Beritapali.com – Upaya memperkuat jaringan seniman dan melestarikan kekayaan budaya di Sumatera Selatan terus dikebut. Terbaru, DPP Yayasan Kawan Lamo Galo Sumsel resmi membentuk dan melantik kepengurusan DPD Yayasan Kawan Lamo Galo Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) periode 2025-2030.

‎Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Daun Kafe, Kabupaten PALI, Sabtu (24/1/2026) malam. Ketua DPP Yayasan Kawan Lamo Galo Sumsel, M. Fitriansyah yang akrab disapa Mpit Bae melantik langsung Fredi Febriansyah sebagai Ketua DPD PALI beserta jajaran pengurus lainnya.

‎Dalam sambutannya, Mpit Bae menekankan bahwa kehadiran yayasan ini bukan sekadar wadah berkumpulnya para musisi, melainkan benteng pertahanan bagi seni tradisional Sumsel yang mulai tergerus zaman.

‎”Adat budaya dan tradisi daerah seperti tari, musik, hingga sastra tutur kian memudar. Kehadiran Yayasan Kawan Lamo Galo diharapkan mampu mengangkat kembali warisan budaya ini agar tetap lestari, tentunya dengan dukungan penuh dari rekan-rekan media,” ujar Mpit Bae.

‎Ia juga menambahkan bahwa perjalanan yayasan ini cukup panjang. Setelah bergerak selama 9 tahun, baru pada tahun ke-8 organisasi ini resmi mengantongi legalitas dari Kemenkumham. Saat ini, yayasan juga telah bersinergi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah VI dan Icraf Sumsel.

‎Ketua DPD Yayasan Kawan Lamo Galo PALI, Fredi Febriansyah, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan. Ia berkomitmen menjadikan organisasi ini sebagai rumah bagi seluruh seniman di PALI yang selama ini merasa kurang mendapat perhatian.

‎”Niat saya adalah membawa seni PALI lebih maju. Kami ingin mengakomodir karya lokal agar bisa bersaing di industri musik nasional dan berkolaborasi dengan label-label besar,” tegas Fredi.

Baca Juga:  Reformasi Polri Harus Libatkan Kementerian HAM dan Aktivis HAM sebagai Jembatan Publik

‎Sebagai langkah awal, DPD PALI telah menyiapkan program jangka pendek yang konkret, di antaranya yaitu, Membuka pelatihan bagi pelajar yang ingin mendalami alat musik dan olah vokal dan Menyelenggarakan panggung bagi seniman PALI untuk memamerkan karya-karya orisinal mereka.

‎Acara pelantikan ini juga diramaikan oleh kehadiran berbagai komunitas dan organisasi profesi, antara lain ialah Komunitas Pengamen Jalanan (KPJ) Palembang, Slankers Club & Jamers Palembang, PAPPRI dan Musi Lady Rock (MLR), Dewan Kesenian Sumsel (DKSS) & Dewan Kesenian Palembang (DKP) dan awak Media termasuk IWO PALI dan Awak media lainnya.

‎Pelantikan ini didasarkan pada Surat Keputusan Nomor: 001/SK/DPP/YKLG/XI/2025 yang merujuk pada pengesahan AHU Kemenkumham RI tahun 2025 mengenai tata kelola Yayasan Kawan Lamo Galo.

‎Liputan : Rahasmin Sawiran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *