‎Warga PALI Demo di Simpang Lima: “Jangan Besak Cawa, Pikirkan Rakyat Miskin!”

Exif_JPEG_420

‎Pali, Beritapali.com – Ratusan massa menggelar aksi demonstrasi di kawasan Simpang Lima Pendopo, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), pada Senin (19/01/2026). Massa menuntut agar Bupati dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI lebih serius memperhatikan nasib rakyat kecil dan tidak hanya sekadar memberikan janji manis.

Exif_JPEG_420

‎Dalam orasinya, massa menyampaikan kekecewaan terhadap pelayanan publik yang dianggap berbanding terbalik dengan pernyataan pejabat pemerintah di media. Mereka menggunakan istilah lokal “besak cawa” (hanya besar bicara) untuk mengkritik kinerja pemerintah saat ini.

‎Salah satu pemicu kemarahan warga adalah sulitnya akses kesehatan bagi warga miskin. Mariana, seorang warga Talang Subur yang ikut dalam aksi tersebut, menceritakan pengalaman pahitnya saat hendak berobat.

‎”Saya mau berobat sakit gigi, tapi ditolak karena BPJS sudah tidak aktif lagi. Padahal sebelumnya aktif,” ujar Mariana dengan nada kecewa.

‎Ia menambahkan bahwa informasi yang diterima dari Wakil Bupati sebelumnya menyatakan bahwa pelayanan kesehatan harus tetap melayani masyarakat. “Katanya berobat harus dilayani, tapi kenyataannya di lapangan ditolak. Itu namanya cawa bae (bicara saja),” tegasnya.

‎Aksi yang berlangsung sejak pagi ini sempat membuat arus lalu lintas di sekitar Simpang Lima tersendat. Meski massa terus menyuarakan tuntutannya di bawah terik matahari, hingga berita ini diterbitkan, belum ada satu pun perwakilan dari Pemerintah Kabupaten PALI yang menemui massa untuk memberikan penjelasan atau menengahi keadaan.

‎Massa mengancam akan bertahan dan membawa jumlah orang yang lebih banyak jika tuntutan mereka terkait jaminan kesehatan dan kesejahteraan rakyat miskin tidak segera mendapat solusi konkret dari Bupati.

‎Liputan : Rahasmin Sawiran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *