‎Abaikan Nyawa Warga, Proyek Drainase di Desa Suka Damai PALI Dikritik Habis, Tanah Meluap, Keselamatan Pengguna Jalan Terancam.

Pali, Beritapali.com – Proyek pembangunan drainase di Desa Suka Damai, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kini tengah menjadi sorotan tajam. Pasalnya, pengerjaan proyek tersebut dinilai mengabaikan aspek keselamatan pengguna jalan dan kualitas material yang digunakan.

‎Berdasarkan pantauan di lapangan pada Minggu (01/02/2026), tumpukan tanah sisa galian terlihat memenuhi sisi kiri dan kanan badan jalan. Kondisi ini dikeluhkan warga karena menciptakan potensi bahaya yang nyata bagi pengendara yang melintas.

‎Tumpukan tanah yang dibiarkan begitu saja tanpa pengamanan memadai ini berdampak langsung pada mobilitas warga. Saat cuaca panas, debu dari tanah galian tersebut berterbangan dan mengganggu pernapasan serta pandangan mata. Sebaliknya, saat hujan turun, tanah tersebut berubah menjadi lumpur yang membuat permukaan aspal sangat licin.

‎”Kalau hujan jalanan jadi sangat licin karena tanahnya meluap ke aspal. Kalau panas, debunya luar biasa. Ini sangat membahayakan, terutama bagi anak-anak sekolah yang setiap hari lewat sini,” ujar salah satu warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan.

‎Ia juga berharap agar pihak pelaksana segera membersihkan sisa-sisa tanah tersebut sebelum memakan korban jiwa. “Kami bingung harus mengadu ke mana, kalau bisa ini diviralkan saja supaya ada tindakan cepat dari pihak terkait,” tambahnya dengan nada kecewa.

‎Selain masalah kebersihan jalan, perhatian warga juga tertuju pada spesifikasi teknis pengerjaan drainase tersebut. Dari hasil pengamatan, terlihat rangkaian tulangan drainase menggunakan material besi berdiameter 8 mm dan 6 mm.

‎Penggunaan ukuran besi tersebut dianggap terlalu minim untuk konstruksi drainase yang seharusnya memiliki daya tahan jangka panjang. Muncul kekhawatiran dari masyarakat bahwa proyek ini dikerjakan secara asal-asalan demi menekan biaya produksi tanpa mempedulikan standar keamanan bangunan.

Baca Juga:  Polsek Talang Ubi melakukan Kegiatan KRYD (Razia terpadu) dalam Pencegahan Pekat, 3C.

‎Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek maupun dinas terkait belum dapat dikonfirmasi mengenai keluhan warga terkait tumpukan tanah dan spesifikasi material yang digunakan.

‎Warga Desa Suka Damai mendesak Pemerintah Kabupaten PALI melalui dinas terkait untuk segera turun ke lapangan guna meninjau pengerjaan proyek tersebut sebelum dampak yang lebih buruk terjadi bagi masyarakat pengguna jalan.

‎Liputan : Rahasmin Sawiran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *